Gresik Bersholawat: Cuaca Panas, Hati Sejuk, Gus Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan

GRESIK, 1minute.id – Ribuan jemaah memadati halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis malam, 15 Oktober 2026. Mereka datang dari berbagai daerah, seperti Gresik, Lamongan, Sidoarjo, hingga Surabaya.

Kedatangan mereka untuk ngalap berkah dalam acara Gresik Bersholawat bersama Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Taklim dan Sholawat Az-Zahir dari Pekalongan dan KH. Ahmad Anwar Zahid, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Bojonegoro.

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif, bersama jajaran Forkopimda juga hadir berzikir dan bersholawat. Lantunan selawat membuat cuaca Gresik yang mencapai 37-40 derajat terasa sejuk di hati para jemaah.

Kegiatan religi ini menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah Muhammad SAW, serta memanjatkan doa bagi keberkahan dan keselamatan masyarakat.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tawasul, kemudian dilanjutkan dengan bacaan selawat yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Taklim dan Sholawat Az-Zahir. Jamaah terlihat khusyuk mengikuti setiap lantunan pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran para alim ulama, tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh jamaah dan elemen masyarakat yang telah hadir. Semoga majelis sholawat ini semakin mempererat kekompakan kita serta menambah kecintaan kita kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Gresik. Gus Yani juga mengajak jemaah untuk bersama-sama memanjatkan doa agar daerah senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dijauhkan dari musibah, serta diberikan kemakmuran dan kesejahteraan.

“Mudah-mudahan Gresik senantiasa diberi keberkahan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala musibah dan bencana, serta doa-doa kita dikabulkan. Semoga hujan segera turun dan menjadi pembawa keberkahan, serta seluruh jamaah yang hadir diberikan rezeki yang melimpah dan barokah,” tambahnya.

Selain mendoakan Kabupaten Gresik, Gus Yani mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian kepada daerah lain yang tengah menghadapi musibah.

“Mari kita selipkan doa agar musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berbagai bencana lain di daerah lain dapat segera teratasi,” ajaknya.

Setelah selawat dan doa, acara dilanjutkan tausiyah oleh KH. Ahmad Anwar Zahid. Dengan gaya khas yang diselingi humor, Gus Anzaq mengajak jamaah menjadikan kebaikan sebagai landasan hidup.

“Tugas utama kita adalah menjadi orang baik. Dalam menjalani seluruh aktivitas kehidupan ini, mari kita niatkan yang baik, ucapkan yang baik, pikirkan yang baik, dan kerjakan yang baik. Insyaallah, dunia dan akhirat akan membawa kebaikan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerendahan hati dan tidak menyombongkan harta, ilmu, maupun jabatan. Menurutnya, segala sesuatu yang dimiliki manusia merupakan titipan Allah SWT.

“Manusia itu aslinya tidak punya apa-apa. Kita lahir tidak membawa apa-apa dan nanti akan kembali tidak membawa apa-apa. Semua milik Allah. Kalau ada orang yang merasa memiliki atau menyombongkan hartanya, itu aneh. Mari kita berlomba-lomba membuat cerita hidup yang baik melalui amal saleh,” tuturnya.

Selain menjadi sarana ibadah dan silaturahmi, Pemkab Gresik memberikan doorprize 2 unit sepeda motor matik kepada jemaah.

Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung, Pemkab Gresik menyediakan siaran langsung melalui kanal YouTube resmi Pemkab Gresik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta ikhtiar bersama untuk mewujudkan Kabupaten Gresik yang aman, damai, dan penuh keberkahan dapat terus terjaga. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Gresik Bersholawat: Cuaca Panas, Hati Sejuk, Gus Yani Ajak Masyarakat Perkuat Doa dan Kebersamaan Selengkapnya

Ibadah Paling Mulia, Gus Yani Beri Penghargaan Pendonor Darah 50 Kali

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik memberikan penghargaan dan Lencana Donor Darah Sukarela (DDS) 50 kali.

Piagam penghargaan sebagai ungkapan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi para pendonor dalam membantu sesama itu diserahkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, disaksikan Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir, di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik, Kamis, 15 Oktober 2026.

Fandi Akhmad Yani yang akrab disapa Gus Yani menyambut baik dan mengapresiasi dedikasi para pendonor darah sukarela. Menurutnya, aksi donor darah merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama yang memberikan manfaat besar bagi kemanusiaan, khususnya membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

“Ini adalah ibadah paling mulia karena dapat memberikan dampak positif bagi sesama yang membutuhkan, terutama untuk kesehatan,” katanya.

“Aksinya tidak pernah terlihat, tetapi mereka rutin mendonorkan darahnya. Darah yang didonorkan itu kemudian didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan perlu terus ditingkatkan seiring perubahan pola hidup. Upaya membangun masyarakat yang sehat harus berjalan beriringan dengan penguatan kepedulian sosial.

“Kita terus memberikan motivasi kepada masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat. Harapannya, semangat donor darah dan kepedulian untuk membantu sesama dapat terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendonor darah sukarela yang telah berkontribusi membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

Ia menegaskan, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki dampak luar biasa bagi kehidupan orang lain. Setiap darah yang didonorkan menjadi harapan bagi pasien yang membutuhkan, bahkan dapat menyelamatkan nyawa.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendonor yang telah dengan sukarela menyumbangkan darahnya. Setetes darah yang kita berikan mungkin sederhana bagi kita, tetapi dapat menjadi harapan dan bahkan menyelamatkan nyawa bagi saudara kita yang membutuhkan,” ujar Nadlir.

Pemberian penghargaan dan lencana kepada pendonor darah 50 kali ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat solidaritas dan kemanusiaan di Kabupaten Gresik. Dedikasi para pendonor diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah secara sukarela.

Melalui kolaborasi antara Pemkab Gresik, PMI, dan masyarakat, ketersediaan stok darah di Kabupaten Gresik diharapkan tetap terjaga sehingga kebutuhan darah bagi pasien dapat terpenuhi secara berkelanjutan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Ibadah Paling Mulia, Gus Yani Beri Penghargaan Pendonor Darah 50 Kali Selengkapnya

Bos Family Bakery Bagi Kiat Sukses Bisnis di SMPN 1 Gresik

GRESIK, 1minute.id – UPT SMP Negeri 1 Gresik (Spensa) menghadirkan program ORASI (Orang Tua Sumber Inspirasi). Narasumbernya Moh. Tajuddin, CEO Family Bakery yang juga Kepala Rekam Medik Rumah Sakit Semen Gresik (RSSG).

Kegiatan yang merupakan bagian dari Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ini dipusatkan di halaman sekolah, Jalan Jaksa Agung Suprapto Gresik, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Para siswa belajar langsung dari perjalanan, pengalaman, dan kisah inspiratif tokoh yang telah berkarya di bidangnya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan murid dapat memperluas wawasan, menumbuhkan semangat belajar, membangun motivasi, serta berani bermimpi dan mempersiapkan masa depan yang gemilang,” kata Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik, Beri Avita Prasetiya.

Ia berpesan agar seluruh siswa serius menyimak kisah inspiratif dari salah satu wali murid yang sukses tersebut.

Dalam kesempatan itu, Tajuddin membagikan kiat sukses membangun usaha Family Bakery. Menurutnya, kesuksesan itu merupakan perpaduan antara strategi bisnis cerdas, kekuatan spiritual, dan restu orang tua.

“Saat ini, Family Bakery telah memiliki empat cabang di Gresik, Surabaya, dan Lamongan,” ujarnya.

Ia melanjutkan, kesuksesan sangat dipengaruhi oleh pola pikir. Pola pikir itu bukan sekadar soal angka, melainkan menekankan tiga hal penting. Pertama, Solusi Nyata: menyediakan roti sehat dan halal untuk keluarga. Kedua, Dampak Positif: memberdayakan warga sekitar Gresik. Ketiga, Keberkahan: usaha yang membawa ketenangan jiwa.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan dua sayap kesuksesan, yakni Ikhtiar Bumi dan Ikhtiar Langit.

Ikhtiar Bumi diwujudkan melalui inovasi resep, pelayanan prima, dan strategi pemasaran. Hal yang perlu diperhatikan adalah integritas tinggi dengan kualitas bahan baku tanpa kompromi, semangat belajar dengan terus mengevaluasi resep dan tren pasar, serta niat kebaikan untuk melayani pelanggan bak keluarga sendiri.

Hal itu disampaikan oleh Cendekiawan Muslim Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik tersebut.

Sementara Ikhtiar Langit mengandalkan kekuatan spiritual, doa, dan sedekah. Karena hasil akhir mutlak milik Sang Maha Pemberi Rezeki.

Ia pun membagikan tips sukses: mengawali pagi dengan salat Duha sebelum membuka toko, sedekah rutin melalui program Jumat Berkah untuk melapangkan jalan, dan mengutamakan keberkahan di atas segalanya.

“Resep seenak apa pun, bisnis akan sulit mengembang tanpa ragi restu orang tua. Rida Ilahi terletak pada rida orang tua,” tandas Kaji Tajuddin, sapaan akrab Moh. Tajuddin.

Di akhir kegiatan, ia membeberkan formula pengusaha paripurna: Cerdas Akal dengan strategi tajam dan kualitas terjaga, Bersih Spiritual dengan ibadah konsisten dan sedekah rutin, serta Berbakti dengan memuliakan ayah dan ibu. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Bos Family Bakery Bagi Kiat Sukses Bisnis di SMPN 1 Gresik Selengkapnya

Gerak Cepat Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Ringkus DC Pinjol Ilegal di Lampung

GRESIK, 1minute.id – Komitmen Quick Wins Kapolri soal pemberantasan pinjol ilegal dibuktikan Polres Gresik. Seorang debt collector (DC) pinjaman online (pinjol) abal-abal berinisial S (29) ditangkap di Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, Lampung.

S ditangkap atas kasus pemerasan melalui media elektronik dengan ancaman penyebaran data pribadi. Satu rekan S berinisial A kini ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

“Viral beberapa hari lalu ada korban datang ke Polsek Manyar saat kami kunjungan, langsung kami tindaklanjuti. Alhamdulillah bisa terungkap dalam waktu singkat, uang sudah dikembalikan ke korban,” ujar Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution di Mapolres Gresik, Rabu, 14 Oktober 2026.

Ramadhan menegaskan, pengungkapan ini merupakan atensi 100 hari kerja Quick Wins Kapolri dalam penanganan penipuan digital dan pinjol ilegal. “Kami berkomitmen akan serius menangani laporan serupa,” kata alumnus Akpol 2006 itu.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo menjelaskan, tersangka ditangkap di lokasi saat melancarkan aksinya. “Saat penangkapan ada yang melarikan diri, kami tetapkan DPO,” ujar Prasetyo.

Peras Korban Pakai Foto Vulgar Edit KTP

Kasus ini terbongkar berkat keberanian korban berinisial BPS, warga Kecamatan Manyar. Pada 22 September 2026, BPS mendapat teror WhatsApp dari beberapa nomor yang mengaku DC pinjol.

Awalnya BPS ditagih Rp 1,6 juta dari aplikasi Pinjam Amanah yang belum jatuh tempo. Karena takut, ia membayar lunas.

Tak berhenti, pelaku kembali menagih Rp 2,9 juta mengatasnamakan aplikasi Dana Dompet. Padahal BPS tak pernah meminjam di aplikasi tersebut. Pelaku memberi waktu 10 menit dan mengancam menyebar data pribadi.

Karena takut, BPS transfer Rp 2,9 juta via virtual account. Pelaku kembali meminta Rp 3,4 juta lewat VA berbeda. Korban menolak.

Pelaku kemudian mengirim gambar editan: foto korban masuk daftar DPO lengkap dengan foto KTP, serta foto KTP korban yang digabungkan dengan konten pornografi. Ketakutan, BPS melapor ke Polres Gresik. Polisi menyita dua unit handphone milik tersangka.

Bermodus Kelompok, Raup Rp 60 Juta Per Bulan

Hasil penyidikan, S mengaku bekerja dalam kelompok terorganisir. Ada peran pemberi perintah, penagih, hingga pemeras. Data korban berupa foto KTP dan wajah didapat dari AG (DPO).

“Data diduga diperoleh dari sebuah situs berbahasa Mandarin yang memuat data nasabah sejumlah aplikasi pinjol ilegal,” ungkap Prasetyo.

S mengaku beraksi sejak Desember 2025 dengan target 5 orang per hari dan meraup Rp 30 juta hingga Rp 60 juta per bulan. Polisi masih mengembangkan kasus untuk membongkar aliran dana dan sumber data pribadi. Atas perbuatannya, tersangka terancam 6 tahun penjara dan/atau denda kategori V.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengembalikan utuh uang Rp 2,9 juta milik korban. “Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres dan jajaran Polres Gresik yang cepat dan sigap menangani kasus ini. Uang sudah saya terima utuh,” ucap BPS.

Polres Gresik mengimbau warga tidak panik jika mendapat tagihan dari nomor tak dikenal. Cek tagihan hanya lewat aplikasi resmi, pastikan pinjol legal dan terdaftar di OJK. Jangan asal memberikan foto KTP dan wajah.

Jika diteror, jangan hapus bukti percakapan dan segera lapor ke 110 atau Lapor Cak Rama 081188002006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Gerak Cepat Quick Wins Kapolri, Polres Gresik Ringkus DC Pinjol Ilegal di Lampung Selengkapnya

Dorong Bansos Tepat Sasaran, Gus Yani Kenalkan Portal Perlinsos Digital di Rembuk Akur 2026

GRESIK,1minute.id  – Program Rembuk Akur Warga kembali bergulir. Bertema “Gresik Lebih Baik”, kegiatan tahun 2026 digelar pada Selasa, 13 Oktober 2026 di Gedung Olahraga Raden Kromo Widjojo, Kecamatan Sidayu, Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir langsung menyapa warga. Dalam sambutannya, Pemkab Gresik mendorong pemerataan bantuan sosial melalui penguatan peran masyarakat dalam mengusulkan dan mengawal penerima manfaat.

Warga diperkenalkan dengan Portal Perlinsos Digital, layanan resmi Kementerian Sosial yang terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Melalui portal ini, masyarakat bisa mendaftar, memantau, hingga mengajukan sanggahan terkait bansos secara mandiri.

Gus Yani – sapaan akrab Bupati Gresik menegaskan, warga akan dilibatkan sebagai agen Perlinsos. Mereka bisa mengusulkan tetangga atau warga sekitar yang dinilai layak menerima bantuan, termasuk bantuan presiden.

“Bapak ibu semua nantinya akan menjadi agen Perlinsos. Panjenengan bisa ikut mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan, termasuk untuk bantuan presiden,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini

Menurut Gus Yani, kesempatan mengusulkan terbuka untuk semua warga. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, pendataan diharapkan lebih menjangkau kelompok rentan sehingga bansos lebih merata dan tepat sasaran.

Ia menegaskan peran agen Perlinsos bersifat sukarela tanpa honorarium. Ini adalah bentuk gotong royong dan kepedulian sosial.

“Perlu saya tegaskan, menjadi agen Perlinsos ini sifatnya sukarela. Tidak ada imbalan atau honorarium. Ini bentuk kepedulian kita bersama agar masyarakat yang membutuhkan bisa terjangkau bantuan,” tegas Mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Melalui Rembuk Akur Warga 2026, Pemkab Gresik berharap sinergi pemerintah dan masyarakat semakin kuat mewujudkan perlindungan sosial yang transparan, inklusif, dan merata. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Dorong Bansos Tepat Sasaran, Gus Yani Kenalkan Portal Perlinsos Digital di Rembuk Akur 2026 Selengkapnya

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi

GRESIK, 1minute.id  – PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 443.436 ton untuk mengamankan musim tanam Oktober–Maret.

Stok tersebut berada di atas ketentuan “safety stock” yang ditetapkan pemerintah. Langkah ini untuk menjaga kesiapan pasokan demi produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional.

Rinciannya, Urea 95.645 ton, NPK Phonska 261.858 ton, Petroganik 70.054 ton, ZA 4.116 ton, dan SP-36 11.763 ton.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik, Senin (12/10/2026), mengatakan ketersediaan pupuk menjadi kunci kelancaran musim tanam. “Paling utama kebutuhan petani itu tercukupi, tidak ada kendala apalagi pada saat musim tanam. Ini bentuk dukungan kami untuk meningkatkan produktivitas dan mewujudkan ketahanan pangan nasional,” ujar Daconi.

Dorong Pemupukan Berimbang

Selain stok, Petrokimia Gresik mendorong pemupukan berimbang untuk menjaga produktivitas berkelanjutan. Hal ini penting, karena hasil uji terhadap 40.282 sampel tanah di 27 provinsi sejak 2016 menunjukkan 91,9 persen sampel memiliki karbon organik rendah. Padahal, bahan organik berperan menjaga struktur tanah dan ketersediaan hara.

“Pupuk harus dimanfaatkan secara tepat. Selain memenuhi hara tanaman, kita perlu menjaga kesehatan tanah agar tetap produktif. Penggunaan organik dan anorganik secara berimbang penting untuk keberlanjutan,” jelas Daconi.

Ia menambahkan, Petroganik memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, sementara pupuk anorganik memenuhi kebutuhan hara. Kombinasi keduanya meningkatkan efisiensi pemupukan.

Untuk tanaman padi, Petrokimia Gresik memperkenalkan pola 5:3:2, yakni 500 kg pupuk organik, 300 kg NPK, dan 200 kg Urea per hektare. Penerapannya tetap menyesuaikan kondisi tanah dan rekomendasi teknis setempat.

Optimalkan Teknologi Digital

Untuk menjaga kesinambungan pasokan, Petrokimia Gresik mengoptimalkan teknologi digital melalui Warehouse Management System (WMS), Sistem Scheduling Truk Online (SISTRO), dan Petrokimia Gresik Port Information System (Petroport).

Sistem tersebut mendukung kelancaran pasokan bahan baku, produksi, serta pengelolaan gudang melalui penguatan koordinasi transportasi dan kepelabuhanan.

Sebagai produsen pupuk, tanggung jawab kami memastikan kesiapan produksi dan ketersediaan pasokan agar kebutuhan petani terus terpenuhi,” tutup Daconi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jelang Musim Tanam, Petrokimia Gresik Siapkan 443 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi Selengkapnya

Dana Desa Turun, Wabup Gresik Minta Desa Kreatif Kelola BUMDes dan Aset

GRESIK, 1minute.id – BPKP Perwakilan Jawa Timur menggelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa 2026 di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Oktober 2026.

Workshop dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Kegiatan ini menjadi ikhtiar mendorong tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel.

Ketua Panitia Sigit Sulistiyo Hadi mengatakan, workshop bertujuan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa agar berorientasi pada pembangunan berkelanjutan. Peserta terdiri dari camat, kepala desa, perangkat desa, serta SKPD terkait seperti Inspektorat, BPPKAD, Bappeda, DPUTR, DCKPKP, dan Diskopumperindag.

Wabup Alif menyoroti penurunan alokasi Dana Desa pada 2026. Di Gresik, penyaluran Dana Desa telah mencapai 100 persen senilai Rp 108.375.764.000. Sementara ADD stabil di kisaran Rp 172 miliar dan bagi hasil pajak meningkat menjadi Rp 147 miliar.

“Meskipun Dana Desa 2026 turun dengan penyaluran sudah 100 persen senilai Rp108,37 miliar, kita bersyukur ADD tetap stabil dan bagi hasil pajak justru meningkat menjadi Rp147 miliar,” ujar dokter Alif.

Per 8 Oktober 2026, pendapatan APBDes tercatat Rp 330 miliar dan belanja Rp 267 miliar. Realisasi masih berpotensi berubah hingga akhir tahun.

Alif menegaskan, kondisi tersebut menuntut desa lebih kreatif menggali pendapatan asli desa. “Dengan berkurangnya dana transfer, desa harus mampu mengandalkan kreativitas dalam mengelola potensi, aset, dan BUMDes. Kemandirian desa perlu terus diperkuat,” tegasnya.

Untuk transparansi, seluruh desa di Gresik telah menggunakan Siskeudes. Hingga 8 Oktober 2026, transaksi nontunai melalui Siskeudes CMS Link tercatat 17.460 transaksi dengan tingkat keberhasilan 99,9 persen.

Gresik telah mencapai status 100 persen desa mandiri berdasarkan indeks desa. Capaian itu perlu diimbangi penguatan ekonomi.

Salah satu contoh adalah BUMDesa Cipta Sejahtera Desa Yosowilangun yang meraih Terbaik I Lomba BUM Desa Tingkat Jatim 2025 dan Juara II Tingkat Nasional.

“Status 100 persen desa mandiri harus diimbangi penguatan ekonomi. Keberhasilan BUMDesa Yosowilangun harus menjadi inspirasi desa lain,” ujarnya.

Yosowilangun juga ditetapkan sebagai calon percontohan desa antikorupsi pertama dari Gresik berdasarkan penilaian KPK dan Inspektorat Jatim pada 27 Juli 2026.

Workshop menghadirkan materi strategis tentang pengawasan DPR RI terhadap UU Desa, akselerasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, mekanisme penyaluran Dana Desa dari Kanwil DJPb Jatim, serta pengawalan akuntabilitas oleh BPKP. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Dana Desa Turun, Wabup Gresik Minta Desa Kreatif Kelola BUMDes dan Aset Selengkapnya

Gus Yani di HUT ke-81 Jatim: TPP PNS Tetap Full, PPPK Paruh Waktu Dapat THR Tahun Depan

GRESIK,1minute.id  – Pemerintah Provinsi Jawa Timur genap berusia 81 tahun. Pemkab Gresik menggelar upacara peringatan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 12 Oktober 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bertindak sebagai pembina upacara. Upacara diikuti aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik. Dalam kesempatan itu, Gus Yani – sapaan akrabnya – menyerahkan secara simbolis SK perpanjangan masa kerja bagi PPPK paruh waktu.

Bupati membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan tema “Jatim Unggul, Maju Berkelanjutan”. Tema tersebut menegaskan tekad meningkatkan daya saing, memperluas kesempatan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan dan budaya melalui sembilan program Nawa Bhakti Satya 2025-2029.

Dalam sambutan itu dipaparkan capaian Jatim: tingkat kemiskinan Maret 2026 sebesar 9,06 persen, pengangguran terbuka Mei 2026 sebesar 3,42 persen, kemantapan jalan provinsi Semester I/2026 mencapai 87,83 persen, dan cakupan jaminan kesehatan masyarakat hingga September 2026 mencapai 96,12 persen.

Ekonomi Jatim Semester I/2026 tumbuh 5,84 persen, melampaui nasional 5,45 persen. Realisasi investasi Rp 72,7 triliun dengan penyerapan 135.651 tenaga kerja.

Usai membacakan sambutan gubernur, Gus Yani menegaskan komitmen Pemkab Gresik menjaga kesejahteraan ASN di tengah efisiensi anggaran.
“Di tengah isu efisiensi anggaran dan pemotongan TKK, Pemkab Gresik tetap berupaya memenuhi hak-hak ASN. Khusus bagi PNS, TPP tetap diberikan secara penuh tanpa pemotongan,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Untuk PPPK, Gus Yani menjanjikan tambahan penghasilan berupa THR pada tahun depan.
“Tahun depan, kami rencanakan tambahan penghasilan bagi PPPK paruh waktu dialokasikan sebagai THR. Tahun berikutnya mudah-mudahan bisa ditingkatkan lagi lewat gaji ke-13 dan ke-14, dengan tetap memperhatikan kemampuan keuangan daerah dan peningkatan kinerja,” jelasnya.

Ia meminta seluruh ASN meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. “Saya minta seluruh ASN bekerja dengan baik, meningkatkan kinerja, dan memberikan pelayanan terbaik. Bekerjalah dengan ikhlas dan profesional, karena tantangan masyarakat ke depan semakin beragam,” tegasnya.

Gus Yani juga mengingatkan soal disiplin. Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi pegawai bermasalah.

“Saya tidak ingin mendengar lagi ada PPPK yang bermasalah, baik persoalan hukum maupun pelanggaran lainnya. Kesempatan mengabdi harus dijaga dengan kinerja dan integritas,” tandasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Gus Yani di HUT ke-81 Jatim: TPP PNS Tetap Full, PPPK Paruh Waktu Dapat THR Tahun Depan Selengkapnya

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Majelis Alya Gresik, Habib Abdullah Rifky Ingatkan Bahaya AI dan Pentingnya Jaga Anak dari Gawai

GRESIK,1minute.id – Ribuan jamaah memadati halaman Masjid Baitul Ishlah, Perumahan Alam Bukit Raya (ABR), Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Jumat malam, 9 Oktober 2026. Mereka menghadiri Tabligh Akbar ke-2 Majelis Alya Gresik dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain, Habib Abdullah Rifky bin Hasan Alaydrus dari Kuningan, Imam masjid Jamik Gresik KH Umar Thoha, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib, Pengasuh Majelis SIJI Bersholawat (Majelis Silaturahmi Jumat Isuk) Gresik KH Mohammad Zainul Amin Ismail.

Serta, shohibul bait, Ketua Majelis Alya sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdurrouf Sirojuddin dan para habaib, jajaran Forkopimcam Kebomas, serta masyarakat. 

Acara berlangsung khidmat, diawali kirab dari halaman depan Ponpes Darul Ilmi Wassuluk menuju lokasi acara Tabligh Akbar ke-2 di halaman masjid Baitul Ishlah ABR. Kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Maulid Diba’, dan lantunan selawat. 

KIRAB : (tiga dari kanan) Ketua Majelis Alya Gresik sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdurrouf Sirojuddin bersama para habaib jalan kaki menuju acara Tabligh Akbar-2 Majelis Alya di halaman Masjid Baitul Ishlah ABR pada Jumat malam. 9 Oktober 2026 ( Foto : Chusnul Cahyadi / 1minute.id)

Ketua Majelis Alya Gresik sekaligus Pengasuh Ponpes Darul Ilmi Wassuluk Gresik, KH Abdurrouf Sirojuddin, dalam sambutannya mengajak jamaah menanamkan rasa mahabbah atau cinta kepada Allah SWT dan sesama manusia.

“Semoga orang yang memiliki rasa mahabbah akan berkumpul dengan orang yang dicintai,” tuturnya.

Ia berharap peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ribuan jamaah tumplek-blek mengikuti Tabligh Akbar ke-2 Majelis Alya. Panitia memperkirakan jamaah yang ngalab berkah mencapai 2.250 jamaah. Atau 2 kali lipat dibandingkan Tabligh Akbar pertama tahun lalu.  Dalam kegiatan ini, juga dilakukan launching air minum dalam kemasan.

Ingatkan Bijak Bermedsos di Zaman AI

Dalam tausiyahnya, Habib Abdullah Rifky bin Hasan Alaydrus menekankan pentingnya mengenang perjuangan Rasulullah SAW yang senantiasa mengutamakan umatnya.

Selain mengajak jamaah meneladani kesederhanaan Rasulullah, ia menyoroti tantangan orang tua dalam mendidik anak di era digital. Ia mengingatkan kebiasaan memberikan gawai kepada anak saat makan perlu mendapat perhatian serius.

“Penggunaan gawai tanpa pengawasan berpotensi memengaruhi perilaku anak dan mengurangi interaksi dengan orang tua,” ucapnya.

Habib Abdullah Rifky juga mengingatkan jamaah agar tidak mudah percaya informasi di media sosial, terlebih di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang rawan disalahgunakan untuk menyebarkan informasi menyesatkan.

“Zaman AI harus cerdas bermedsos karena banyak fitnah,” pesannya. Ia mengajak orang tua mengawasi penggunaan gawai anak serta menanamkan pendidikan agama sejak dini, terutama pembiasaan salat dan sikap hormat kepada orang tua.

Ajak Doakan Orang Tua

Menjelang akhir tausiyah, Habib Abdullah Rifky mengajak jamaah mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia. Suasana haru menyelimuti lokasi saat doa dipanjatkan. Sejumlah jamaah tampak meneteskan air mata.

“Semoga orang tua kita dihapus dosa-dosanya. Amin,” pungkasnya.

Melalui Tabligh Akbar ke-2 ini, Majelis Alya Gresik berharap peringatan Maulid Nabi dapat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, menjaga bakti kepada orang tua, serta membekali anak dengan nilai agama di tengah perkembangan zaman. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Majelis Alya Gresik, Habib Abdullah Rifky Ingatkan Bahaya AI dan Pentingnya Jaga Anak dari Gawai Selengkapnya

Pemkab Gresik Perkuat Sekolah Rakyat, Biayai Bimbel Ruangguru hingga Guru Ngaji dari APBD

GRESIK,1minute.id – Fasilitas Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Gresik semakin komplit. Tak hanya akses pendidikan formal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan dukungan bimbingan belajar bersama Ruangguru dan pendampingan mengaji yang dibiayai melalui APBD.

Dukungan tersebut merupakan komitmen Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Asluchul Alif, dalam memperluas kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik, Ummi Khoiroh, mengatakan Sekolah Rakyat merupakan program pemerintah pusat sebagai upaya penanggulangan kemiskinan melalui jalur pendidikan. Karena itu, pelaksanaannya membutuhkan kolaborasi pusat dan daerah.

“Pemkab Gresik sangat mendukung program luar biasa dari Presiden Prabowo, yaitu Sekolah Rakyat. Kami berharap keberadaannya dapat diterima luas karena ini salah satu upaya pemberantasan kemiskinan melalui jalur pendidikan,” ujar Ummi di Kantor Dinsos Gresik, Jumat, 9 Oktober 2026.

Siapkan Siswa Hadapi TKA dan SNBT

Salah satu dukungan diwujudkan melalui program Smart School bersama Ruangguru. Saat ini diikuti 75 siswa kelas XI untuk persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan penguatan akademik sebagai bekal melanjutkan pendidikan.

Siswa mengikuti sesi pembelajaran 90 menit bersama master teacher Ruangguru. Setiap sesi dilengkapi pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman.

Jadwal belajar setiap Selasa dan Rabu pukul 19.00-20.30 WIB serta Jumat pukul 10.00-11.30 WIB.

Selain itu, siswa memperoleh akses premium Ruang Belajar jenjang SMA dan materi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Fasilitasnya meliputi video pembelajaran, latihan soal beserta pembahasan, serta fitur ADAPTO.

Siswa juga mendapat akses tes minat dan bakat premium untuk mengenali potensi diri, minat terhadap mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka, serta pilihan program studi di perguruan tinggi.

Saat ini pendampingan masih untuk kelas XI. Ke depan, Pemkab mengupayakan perluasan ke kelas XII agar persiapan lebih terarah.

Ngaji 5 Kali Sepekan Dibiayai APBD

Dukungan Pemkab juga mencakup pendampingan keagamaan bagi seluruh siswa jenjang SD, SMP, dan SMA. Kegiatan mengaji dilaksanakan lima kali sepekan dengan dukungan guru mengaji, pengajar tahfiz Al-Qur’an, dan imam masjid. Pembiayaannya bersumber dari APBD Gresik. Dinsos juga menyediakan khatib salat Jumat yang kompeten.

Ummi menambahkan, komitmen Pemkab juga diwujudkan melalui penyediaan lahan seluas 6,5 hektare di Desa Raci Tengah. Pemkab melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menjangkau calon siswa dari keluarga desil 1 dan 2 melalui kunjungan door to door.

Tiga Bidang Pendidikan

Kepala Sekolah Rakyat Gresik, Rangga Pratama, mengatakan program pendidikan mencakup tiga bidang utama, yakni akademik, kesiswaan, dan keasramaan. Selain belajar bersama Ruangguru, siswa juga mengikuti ekstrakurikuler untuk pembinaan prestasi.

“Program bersama Ruangguru ini diinisiasi Pemkab Gresik untuk meningkatkan kompetensi siswa, mempersiapkan TKA, serta mendukung mereka melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Kami harap potensi anak dapat dipetakan sejak dini,” ungkap Rangga.

Sekolah Rakyat Terintegrasi di Gresik dibangun dengan anggaran sekitar Rp 250 miliar. Tahun ajaran 2026/2027 menerima 270 siswa baru, terdiri 90 siswa SD, 90 SMP, dan 90 SMA. Total 405 siswa, termasuk 75 siswa lama dan 60 siswa titipan dari Kabupaten Lamongan. Untuk jenjang SMA, pembelajaran saat ini baru untuk kelas X dan XI. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gresik Perkuat Sekolah Rakyat, Biayai Bimbel Ruangguru hingga Guru Ngaji dari APBD Selengkapnya