Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Soda Ash 600 Ribu Ton di Gresik, Serap CO₂

GRESIK, 1minute.id – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Rekayasa Industri (Rekind) memperkuat sinergi mendorong industri hijau dan kemandirian industri kimia nasional melalui pembangunan Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida berkapasitas total 600.000 ton per tahun di Gresik, Jawa Timur.

Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemanfaatan karbon dioksida (CO₂) sebagai bahan baku industri bernilai tambah. Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) antara Petrokimia Gresik dan Rekind di Jakarta pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyampaikan, pembangunan pabrik ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong hilirisasi, dan mewujudkan kemandirian industri nasional. 

Proyek ini sekaligus mendukung dua mandat utama Pupuk Indonesia Grup, yakni memperkuat ketahanan pangan melalui diversifikasi sumber nitrogen untuk produksi pupuk NPK serta mewujudkan kedaulatan industri melalui pengembangan bahan baku kimia dalam negeri.

“Ini proyek yang menuju transisi hijau. Ada carbon capture-nya, sekaligus melakukan diversifikasi sumber nitrogen untuk kebutuhan produksi pupuk NPK kita,” ujar Rahmad.

Pabrik dirancang berkapasitas soda ash 300.000 ton per tahun dan amonium klorida 300.000 ton per tahun. Kehadirannya diharapkan memperkuat pasokan bahan baku industri dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan impor.

Soda ash merupakan bahan kimia dasar yang banyak digunakan dalam industri kaca, deterjen, kertas, tekstil, dan pengolahan air. Sementara amonium klorida dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber nitrogen dalam produksi pupuk NPK serta berbagai kebutuhan industri lainnya.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan, penandatanganan kontrak EPCC menjadi tonggak penting setelah melalui serangkaian proses persiapan.

“Bagi Petrokimia Gresik, ini sangat penting. Bukan hanya aspek bisnis, tetapi juga aspek lingkungan karena ada penyerapan CO₂ yang cukup signifikan,” ujar Daconi.

Dalam proses produksinya, pabrik akan memanfaatkan CO₂ dari fasilitas eksisting Petrokimia Gresik sebagai salah satu bahan baku pembuatan soda ash. Integrasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah pemanfaatan CO₂ sekaligus mendukung upaya perusahaan dalam mengurangi emisi karbon.

“Keberhasilan proyek ini bukan hanya tentang membangun fasilitas produksi baru, tetapi juga memastikan setiap tahapan berjalan sesuai dengan perencanaan. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi sangat penting agar proyek dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan,” tegas Daconi.

Dari sisi pelaksanaan, Direktur Utama Rekind Triyani Utaminingsih menyampaikan, sebagai kontraktor EPCC, Rekind akan melaksanakan pekerjaan mulai dari rekayasa teknik, pengadaan, konstruksi, hingga commissioning dengan dukungan mitra teknologi.

Proyek yang menerapkan teknologi HOU tersebut ditargetkan selesai dalam 34 bulan.

“Kami berkomitmen untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan secara optimal dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, ketepatan waktu, dan keandalan hasil pembangunan,” ujar Triyani.

Melalui sinergi ini, pembangunan Pabrik Soda Ash dan Amonium Klorida diharapkan menjadi langkah nyata memperkuat kemandirian industri kimia nasional sekaligus mendorong transformasi menuju industri yang lebih ramah lingkungan. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Pupuk Indonesia dan Petrokimia Gresik Bangun Pabrik Soda Ash 600 Ribu Ton di Gresik, Serap CO₂ Selengkapnya

Polres Gresik Sita 47 Botol Miras Saat Patroli KRYD di Kebomas

GRESIK, 1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar warung yang disinyalir menjual minuman keras (miras) di Kecamatan Kebomas pada Jumat malam, 30 Oktober 2026.

Patroli ini digelar sebagai ikhtiar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Santri, sebutan lain Kabupaten Gresik.

Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan total 47 botol miras dari dua lokasi di Kecamatan Kebomas. Rinciannya:

Kawasan Karangkiring, Jl. Kapten Darmo Sugondo: 24 botol, terdiri dari 17 botol Bintang, 5 botol Guinness, dan 2 botol anggur merah.

Kawasan Tlogongipik, Jl. Siti Fatimah binti Maimun: 23 botol berbagai merek, mulai dari Guinness, arak, Bintang, Singaraja, anggur merah, Atlas, hingga anggur hijau.

Patroli dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Gresik AKP Akhmad Yani dengan melibatkan personel gabungan Polres Gresik, Polsek jajaran, serta Satpol PP Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami terus meningkatkan patroli, khususnya pada malam hari, sebagai upaya mencegah peredaran miras dan potensi gangguan keamanan lainnya,” ujarnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat ikut menjaga kondusivitas lingkungan.

“Kami mengajak masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan. Jangan ragu menghubungi kepolisian agar bisa segera ditindaklanjuti,” tambahnya.

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau layanan pengaduan Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Polres Gresik Sita 47 Botol Miras Saat Patroli KRYD di Kebomas Selengkapnya

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Wilwatikta Awards 2026

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memboyong dua penghargaan di ajang JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026. Penghargaan diserahkan di Legacy Ballroom, Surabaya, Jumat malam, 30 Oktober 2026.

Dua penghargaan yang diraih yakni kategori Lompatan Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Tarik Investasi. Penghargaan diserahkan langsung oleh CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar kepada Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

Ajang apresiasi ini merupakan kolaborasi JawaPos.com dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur untuk menilai performa pembangunan pemerintah daerah secara objektif dan terukur. Penilaian dilakukan 100 persen secara independen berbasis data riil BPS Jawa Timur yang didukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong aktivitas perekonomian, meningkatkan potensi daerah, serta menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat. Selain itu, Kabupaten Gresik sukses menjadi magnet utama Penanaman Modal Asing (PMA).

“Capaian ini adalah buah kerja keras seluruh jajaran dinas terkait, elemen pemerintah, dan tentunya dukungan penuh dari masyarakat Kabupaten Gresik. Pengakuan di ajang Wilwatikta Awards ini menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan iklim investasi yang berkelanjutan dan inklusif,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor utama yang menjadi daya tarik investasi dan mendongkrak PMA di Gresik, di antaranya keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, stimulus fiskal dan kemudahan regulasi, konektivitas dan infrastruktur logistik yang unggul, serta kesiapan sektor-sektoral yang variatif.

“Penghargaan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja pemerintahan, terutama dalam pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Wabup Alif yang didampingi Pj Sekda Gresik Edi Hadisiswoyo, Plt Kepala Diskominfo Gresik Johar Gunawan, serta Kabid Statistik dan Informasi Publik Diskominfo Gresik Zurron Arifin.

Di tempat sama, CEO JawaPos.com Dhimas Ginanjar Satria Perdana mengatakan, ukuran keberhasilan pembangunan bukan sekadar dilihat dari banyaknya program, besarnya anggaran, atau tingginya angka pertumbuhan, melainkan dari manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami percaya penghargaan ini akan memiliki arti ketika diberikan berdasarkan capaian yang dapat diukur, bukan semata-mata karena popularitas, kedekatan, atau penilaian subjektif,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Timur Sherlita Ratna Dewi Agustin menyampaikan, seluruh proses penilaian dilakukan secara independen berdasarkan indikator statistik resmi BPS.

Dikatakan, Jawa Timur merupakan penyumbang perekonomian terbesar kedua nasional setelah DKI Jakarta, dengan kontribusi 14,34 persen, yang ditopang sektor Koperasi dan UMKM sebesar 60,09 persen terhadap PDRB Jatim tahun 2025. Sinergi antara Pemprov dan 38 kabupaten/kota yang bergerak dengan data terpadu diharapkan semakin memperkokoh Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara.

“Data yang baik menjadi bahan bagi perencanaan yang baik, dan perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang baik. Melalui Nawa Bhakti Satya 2.0, Pemprov Jatim berupaya mewujudkan pembangunan yang terukur,” kata Sherlita. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Kabupaten Gresik Boyong Dua Penghargaan di Wilwatikta Awards 2026 Selengkapnya

Belajar Kelola Yayasan, Loyalis KH Robbach Ma’shum Silaturahmi ke Mantan Bupati Jombang

GRESIK, 1minute.id – Gagasan pendirian KH Robbach Ma’shum Foundation terus dimatangkan oleh para loyalis Bupati Gresik dua periode 2000-2010.

Sejumlah loyalis KH Robbach Ma’shum bersilaturahmi ke kediaman mantan Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab, pada Rabu malam, 28 Oktober 2026.

Hj. Mundjidah Wahab merupakan pengurus harian Yayasan Pendidikan Tinggi Bahrul Ulum yang menaungi Universitas KH. A. Wahab Hasbullah (UNWAHA).

Loyalis KH Robbach Ma’shum, Rahmad Ruspendy, mengatakan kedatangan mereka untuk silaturahmi sekaligus belajar pengelolaan organisasi.

“Selain silaturahmi, juga untuk belajar berorganisasi. Belajar mengelola yayasan dari beliau,” kata Rahmad Ruspendy kepada 1minute.id pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, para loyalis memiliki gagasan mendirikan yayasan untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu di Kota Santri, sebutan lain Kabupaten Gresik, seperti pemberian beasiswa dan program sosial lainnya.

“Kami ingin mengadopsi bagaimana cara pengelolaan, bagaimana tentang anggaran dan lainnya. Karena di sana sudah jalan,” ujar pengusaha asal Gresik tersebut.

Menurut Ruspendy, sosok KH Robbach Ma’shum sangat luar biasa. Selain tokoh politik, beliau juga kiai dan ulama kharismatik.

Pemerintah Kabupaten Gresik bahkan telah mengabadikan namanya sebagai nama Masjid KH Robbach Ma’shum di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Masjid milik Pemkab Gresik berlantai tiga tersebut menjadi simbol penghormatan.

“Penyematan nama Masjid KH. Robbach Ma’shum menjadi penghormatan kepada mantan Bupati Gresik dua periode 2000-2010 yang telah berjasa bagi masyarakat Gresik pada masa itu,” katanya.

Karena itu, para loyalis menggagas pendirian yayasan dengan nama tokoh yang wafat pada 20 September 2020 itu. “Pendirian yayasan amar makruf nahi mungkar. Untuk kemaslahatan umat,” tegasnya. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Belajar Kelola Yayasan, Loyalis KH Robbach Ma’shum Silaturahmi ke Mantan Bupati Jombang Selengkapnya

Kapolres Gresik Kembalikan Motor Curian ke Korban, 11 Pelaku Dibekuk

GRESIK, 1minute.id – Satreskrim Polres Gresik meringkus 11 tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Belasan pelaku itu hasil pengungkapan 7 kasus selama sebulan, September hingga 29 Oktober 2026.

Selain tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk motor hasil kejahatan. Empat unit sepeda motor berhasil dikembalikan langsung kepada pemiliknya.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, pengungkapan ini merupakan komitmen Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Pengungkapan ini komitmen kami menekan curanmor. Empat motor kami kembalikan kepada korban sebagai bentuk kepastian hukum,” ujar AKBP Ramadhan Nasution di Mapolres Gresik pada Kamis, 29 Oktober 2026

Berdasarkan penyelidikan, para pelaku beraksi dengan berkeliling mencari motor yang tidak menggunakan kunci ganda atau pengaman tambahan. Setelah menemukan sasaran, pelaku merusak rumah kunci menggunakan kunci palsu atau kunci T.

“Modus tersangka berkeliling mencari kendaraan yang tidak kunci ganda,” tegas Kapolres.

Kasus tersebut terungkap di wilayah hukum Polres Gresik, yakni Kecamatan Menganti, Bungah, Panceng, Manyar, Dukun, Driyorejo, dan Gresik.

Kapolres mengimbau masyarakat lebih waspada dan tidak memberi celah pelaku. Pastikan motor terkunci saat parkir, gunakan kunci pengaman tambahan, parkir di tempat aman dan mudah diawasi, serta jangan tinggalkan kunci kontak meski sebentar.

Identitas Tersangka:

M.R. warga Morokrembangan, Krembangan, Surabaya; A.L.F. warga Abar-Abir, Bungah, Gresik; N.A. warga Abar-Abir, Bungah, Gresik; A.M. warga Paciran, Lamongan; S.T.C. warga Medokan Semampir, Sukolilo, Surabaya.

Kemudian, M.N.K. warga Pakis, Sawahan, Surabaya; D.R.J. warga Karanggeneng, Lamongan; F.A.W. warga Wiyung, Surabaya; S.D.C. warga Sawahan, Surabaya; M.S. warga Cablikan, Reban, Batang, Jateng; dan A.S. anak berkonflik dengan hukum (ABH) asal Jateng.

Pengungkapan ini disambut haru korban. Samsuri, Budi Santoso, Munawar, dan Linsy Putri mengucapkan terima kasih karena motor mereka kembali ditemukan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Gresik dan seluruh jajaran. Saya mengapresiasi kerja keras polisi karena sepeda motor saya akhirnya ditemukan,” ungkap Linsy Putri.

Para tersangka dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman 7 tahun penjara atau denda kategori V. Masyarakat yang mengetahui tindak kriminalitas dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau Lapor Cak Rama di 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik Kembalikan Motor Curian ke Korban, 11 Pelaku Dibekuk Selengkapnya

Fundamental Kuat, SIG Siap Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar

GRESIK, 1minute.id  – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tengah mengkaji rencana pembelian kembali (buyback) saham di tengah dinamika pasar saham domestik.

Kajian aksi korporasi ini dilakukan dengan memperhatikan kondisi perusahaan serta ketentuan regulator, sebagai implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan upaya menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra mengatakan, SIG terus mencermati perkembangan pasar saham domestik secara menyeluruh dan siap melakukan langkah strategis, termasuk buyback.

SIG membuka opsi buyback dengan mempertimbangkan kondisi perusahaan dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.13 Tahun 2023.

“Kajian atas rencana buyback saham dilakukan secara cermat untuk mendukung kinerja perusahaan dan menjaga kepentingan pemegang saham. Di tengah dinamika pasar saham domestik, SIG menegaskan keyakinan atas fundamental kuat yang dimiliki untuk meningkatkan kinerja jangka panjang. Ini menjadi indikasi bahwa harga saham saat ini tidak serta merta mencerminkan fundamental SIG yang sesungguhnya,” kata Indrieffouny Indra.

Ia menambahkan, SIG terus menjaga momentum pertumbuhan dengan memaksimalkan peluang dan sumber daya yang ada untuk meningkatkan daya saing dan ketahanan usaha.

“SIG memiliki beragam solusi bahan bangunan inovatif untuk berbagai kebutuhan konstruksi. Operasional didukung jaringan produksi dan distribusi yang luas hingga daerah terpencil. Keunggulan ini menjadi fondasi kuat untuk pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Fundamental Kuat, SIG Siap Buyback Saham di Tengah Dinamika Pasar Selengkapnya

God’s Fingerprint, Karya Kaligrafi Riyanto Bikin Pencinta Seni Surabaya Terpukau di Pameran Sastra Rupa Gresik

GRESIK, 1minute.id – Puluhan seniman Gresik menggelar pameran bertajuk Sastra Rupa di Sualoka Hub, Loteng Kemasan, Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Gresik.

Pameran digelar selama sebulan, 24 Oktober – 24 November 2026. Seniman yang ambil bagian di antaranya Aam Artbro, Aly Wafa, Ahmad Fery, Aris Daboel, Kak Komang, Joko Iwan, Sahlul Fahmi, Rachmad Bazuki, Rezzo Masduki, dan Muhammad Riyanto.

Setiap karya dilengkapi puisi bebas karya penyair Dewi Musdalifah. Seperti karya Joko Iwan, lukisan abstrak dengan pusaran ombak dan kapal yang seakan masuk pusaran. Karya berukuran 150 x 115 cm dengan media Acrylic on Canvas (AOC) ini dilengkapi puisi berjudul Tangkul. Bertaut mengarak ombak // Menyuar sinar bulan // Gemintang di pucuk laut //…

Sementara karya Muhammad Riyanto, kaligrafi berjudul God’s Fingerprint mendapat apresiasi dari Made Agus Sumantra, pegiat seni asal Surabaya yang membuka pameran dengan puisi berjudul PULANG. Aku pulang ke semesta, kembali ke danau hijau // tangan mawar, mata matahari // rambut melati, tubuh pohon jati //…

“Ada dua karya di ekshibisi Sastra dan Rupa ini. Judul karya saya, Alif City dan God’s Fingerprint,” kata Riyanto kepada 1minute.id pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kaligrafi God’s Fingerprint berbeda dari karya lainnya. Saat 1minute.id menyambangi lokasi pada Rabu malam, 28 Oktober 2026, suasana lengang. Semua karya tertempel rata di tembok. Namun, kaligrafi berukuran 130 x 130 cm ini tampil beda, seperti kertas lipat yang belum sempurna. Melengkung di empat sudut. Di bagian tengah mirip alat fingerprint dengan angka 99.

Makna God’s Fingerprint

Riyanto membagikan narasi karyanya:

Manusia menciptakan chip, Tuhan menciptakan manusia. Dari perbandingan itulah lahir karya berjudul God’s Fingerprint, sebuah perenungan visual tentang jejak Sang Pencipta dalam tatanan semesta.

Manusia yang sesungguhnya merupakan bagian kecil dari keseluruhan jejak penciptaan itu, divisualkan dalam bentuk sidik jari raksasa yang tersusun dari papan sirkuit dengan garis-garis berwarna.

Seperti sidik jari manusia, karya ini memiliki pola unik yang tidak pernah sama pada setiap individu, tapi tetap berada dalam satu sistem yang saling terhubung. Jika diamati lebih dalam, ini bukan sidik jari manusia biasa, melainkan sidik jari Ilahi.

Setiap lekuk dan alurnya diisi oleh chip-chip kecil bertuliskan prinsip-prinsip ketuhanan, menandakan bahwa dalam setiap kehidupan selalu berlaku hukum Ilahi yang bekerja.

Latar papan sirkuit menegaskan analogi bahwa semesta adalah sistem besar yang dirancang dengan kode, jalur, dan fungsi yang utuh. Warna-warni pada jalur itu melambangkan keberagaman manusia dan peristiwa.

“Ya, God’s Fingerprint adalah pengingat bahwa manusia hanyalah bagian kecil dari desain besar,” ujar Riyanto.

Tentang Alif City

Kaligrafi Alif City : Pelukis kaligrafi Muhammad Riyanto (kanan) bersama Made Agus Sumantra, pegiat seni asal Surabaya saat pembukaan pameran Sastra Rupa di Sualoka Hub, Loteng Kemasan, Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Gresik. (Foto : Riyanto untuk Chusnul Cahyadi/1minute.id )

Sedangkan kaligrafi Alif City, pelukis berusia 52 tahun ini menjelaskan tentang goresan tangannya.

Menurutnya, Alif City adalah gambaran kota kecil yang modern, dengan teknologi terkini, informasi yang mudah diakses, dan fasilitas yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebuah kota yang menyatukan kehidupan individu dan sosial dalam kebersamaan, kerja sama, dan toleransi.

“Teknologi menjadi sarana untuk membangun kemajuan, menyebarkan informasi religi, dan memperkuat nilai-nilai keislaman. Media sosial tidak hanya menjadi ruang komunikasi, tetapi juga jalan untuk berbagi ilmu, kebaikan, dan kesadaran akan kehadiran Allah,” katanya.

Di Alif City, kemajuan berjalan berdampingan dengan iman. Perbedaan dihormati, kepedulian dijaga, dan setiap orang memiliki kesempatan untuk hidup tenang bersama keluarga.

“Alif City tentang Teknologi, Iman, dan Kehidupan,” pungkasnya.

Riyanto, pelukis kaligrafi aliran surealisme asal Kota Santri Gresik, Jawa Timur, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca, pamannya juga pelukis. Ia mengikuti jejak keluarganya dan aktif berpameran sejak 1991. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

God’s Fingerprint, Karya Kaligrafi Riyanto Bikin Pencinta Seni Surabaya Terpukau di Pameran Sastra Rupa Gresik Selengkapnya

Edy Hadisiswoyo Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gus Yani: Jaga Soliditas

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani resmi melantik Edy Hadisiswoyo sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Gresik pada Rabu, 28 Oktober 2026. Pelantikan dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik. 

Edy yang saat ini menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Perekonomian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gresik menggantikan Achmad Washil Miftachul Rachman yang memasuki masa purna tugas.

Pelantikan tersebut tertuang dalam Keputusan Bupati Gresik Nomor 800.1.3.3/253/437.73/M/2026, setelah mendapat persetujuan Gubernur Jawa Timur melalui surat tertanggal 23 Oktober 2026. Masa tugas berlaku sejak dilantik hingga paling lama tiga bulan atau sampai dilantiknya Sekda definitif.

Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu berpesan agar Pj Sekda baru dapat menjaga kekompakan birokrasi. “Tantangan ke depan kita hadapi bersama-sama. Saya harap bisa kompak, solid, dan sabar. Insyaallah diberikan kemudahan oleh Allah,” ujar Gus Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani juga menyampaikan apresiasi kepada Achmad Washil atas pengabdian selama 5 tahun 1 bulan sebagai Sekda Gresik.

Gus Yani juga menyinggung program prioritas, yakni penguatan beasiswa pendidikan. Pemkab Gresik telah menganggarkan Rp 7 miliar pada APBD 2027 untuk subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) Rp 2,5 juta per semester dan uang saku Rp 1 juta per semester. Ia berharap program tersebut dapat disinergikan dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang akan dibahas dalam Musrenbang CSR November 2026.

Sementara itu, Edy Hadisiswoyo menyampaikan terima kasih atas amanah tersebut dan memohon arahan dari Forkopimda serta seluruh kepala OPD.

“Bagaimana visi misi Bupati kita wujudkan bersama-sama dengan seluruh OPD. Saya harap bisa saling koordinasi, saling menjaga, dan bisa ada sebuah kekompakan,” kata Edy.

Pelantikan ini diharapkan menjaga keberlangsungan roda pemerintahan sembari menyiapkan pengisian jabatan Sekda definitif sesuai aturan yang berlaku. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Edy Hadisiswoyo Dilantik Jadi Pj Sekda Gresik, Gus Yani: Jaga Soliditas Selengkapnya

Tembus 6,59 Juta Ton, Petrokimia Gresik Topang Ketahanan Pangan Nasional

GRESIK, 1minute.id – PT Petrokimia Gresik (Persero), perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), mencatatkan total produksi pupuk dan nonpupuk sebesar 6,59 juta ton hingga September 2026. Capaian tersebut memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung ketersediaan pupuk bagi petani sekaligus bahan kimia dasar untuk industri nasional.

Dari total produksi tersebut, lebih dari 4 juta ton merupakan produk pupuk yang berperan penting mendukung produktivitas pertanian nasional. Sementara produksi bahan kimia dasar dan nonpupuk mencapai hampir 2,5 juta ton untuk menunjang kebutuhan industri.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, di Gresik pada Selasa, 27 Oktober 2026, menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga produktivitas untuk dua sektor strategis nasional, yakni pertanian dan industri.

“Capaian produksi ini bukan sekadar angka, tetapi mencerminkan besarnya tanggung jawab Petrokimia Gresik dalam mendukung kebutuhan masyarakat dan industri. Di sektor pertanian, kami berperan menyediakan pupuk untuk menunjang produktivitas petani. Sementara melalui produksi bahan kimia dasar dan nonpupuk, kami turut mendukung keberlangsungan berbagai aktivitas industri nasional,” ujar Daconi.

Langkah tersebut diperkuat inovasi internal, salah satunya GIO FILTER 1B yang dikembangkan di Pabrik Amoniak 1B. Melalui penambahan Molecular Dryer Filter 154-LC, inovasi ini berhasil menekan kehilangan potensi produksi (loss product) amoniak dari sebelumnya 13.409,21 ton menjadi nol. Inovasi tersebut juga mendorong peningkatan produksi harian dari 1.970,21 ton menjadi 2.000 ton, dengan efisiensi biaya mencapai Rp9,5 miliar.

Di sektor pertanian, Petrokimia Gresik memperkuat sinergi dengan Pupuk Indonesia Grup untuk mendukung kesiapan menghadapi musim tanam Oktober–Maret. Koordinasi dilakukan untuk menjaga keselarasan kapasitas produksi, ketersediaan stok, dan kebutuhan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Memasuki musim tanam, ketersediaan pupuk menjadi salah satu faktor penting yang mendukung aktivitas petani. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi bersama Pupuk Indonesia Grup agar kesiapan produksi selaras dengan kebutuhan penyaluran,” jelasnya.

Daconi menegaskan capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan produktivitas melalui penguatan operasional dan inovasi.

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak lepas dari upaya peningkatan keandalan operasional, efisiensi, serta efektivitas proses produksi. Optimalisasi pabrik terus dilakukan untuk menjaga produktivitas sekaligus memastikan kesiapan memenuhi kebutuhan secara berkelanjutan.

“Pertanian yang produktif dan industri yang berdaya saing sama-sama membutuhkan dukungan pasokan yang berkelanjutan. Inilah kontribusi nyata yang ingin terus kami perkuat untuk Indonesia,” tutupnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Tembus 6,59 Juta Ton, Petrokimia Gresik Topang Ketahanan Pangan Nasional Selengkapnya

Lepas 187 Atlet POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026, Bupati Yani Targetkan Gresik Naik Peringkat

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, melepas keberangkatan 187 atlet dan ofisial yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur Tahun 2026.

Pelepasan kontingen dilaksanakan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Selasa, 27 Oktober 2026. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober – 11 November 2026 di Kota Surabaya dan Kabupaten Ngawi.

Kontingen Kabupaten Gresik akan berkompetisi pada 22 cabang olahraga (cabor) POPDA dan 3 cabor PEPARPEDA dengan mengusung moto “Satu Semangat Berjuta Kegembiraan” dan tema “Bertanding dalam Sportivitas Menuju Prestasi Dunia”.

Bupati Yani menyampaikan bahwa perjuangan para atlet membutuhkan komitmen bersama, baik atlet maupun ofisial, agar pembinaan olahraga di Kabupaten Gresik menghasilkan prestasi terbaik.

“Kita membutuhkan komitmen dari para atlet dan ofisial untuk mendukung prestasi olahraga Kabupaten Gresik. Kami terus mendoakan agar seluruh atlet diberikan kemudahan, kesehatan, dan kekuatan selama berkompetisi di luar daerah,” ujar Bupati Yani.

Ia berpesan agar para atlet senantiasa menjaga nama baik daerah, kesehatan, serta kedisiplinan selama pertandingan.

“Selamat bertanding dan berjuang untuk para atlet Kabupaten Gresik. Bawa nama baik Kabupaten Gresik, jaga kesehatan selama di sana, dan jangan lupa disiplin waktu,” pesannya.

Bupati Yani berharap kontingen Gresik mampu meningkatkan capaian prestasi dari periode sebelumnya, atau setidaknya mempertahankan posisi yang telah diraih.

Pada POPDA XIV dan PEPARPEDA II Jatim 2024, Kabupaten Gresik berhasil menduduki peringkat keempat dengan raihan 21 medali emas, 20 perak, dan 15 perunggu.

“Semoga Kabupaten Gresik dapat meningkatkan peringkat dari periode sebelumnya, atau minimal mempertahankan prestasi yang sudah diraih,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Disparekrafbudpora Kabupaten Gresik, Saifudin Ghozali, menjelaskan bahwa atlet yang diberangkatkan telah melalui proses verifikasi dan seleksi ketat.

“Para atlet yang diberangkatkan ini sudah melalui tahapan verifikasi dan seleksi yang luar biasa. Atlet yang kita kirim merupakan mereka yang memiliki potensi meraih medali,” terangnya.

Kontingen Gresik menargetkan minimal mempertahankan posisi keempat. Reward bagi atlet berprestasi pun telah disiapkan sejak awal tahun sebagai bentuk apresiasi.

Pelepasan ditandai dengan penyematan atribut kepada perwakilan atlet oleh Bupati Gresik sebagai simbol pemberangkatan.

Ajang dua tahunan ini menjadi media evaluasi pembinaan olahraga pelajar se-Jawa Timur sekaligus menjaring bibit atlet berbakat untuk tingkat yang lebih tinggi. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Lepas 187 Atlet POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026, Bupati Yani Targetkan Gresik Naik Peringkat Selengkapnya