Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing

GRESIK,1minute.id –  Seekor sapi milik Presiden Prabowo Subianto bakal disembelih di Masjid Nusantara di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) Gresik. Sapi milik peternakan bernama Teguh Budi Slamet, warga Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu memiliki berat 1 ton,14 kilogram. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro, sapi kurban milik Presiden Prabowo masuk lima besar terberat di Indonesia. “Permintaan dari sekretariat Presiden, minimal berat sapi 800 kilogram, tapi sapi milik peternakan Wringinanom ini memiliki berat 1 ton, 140 kilogram. Kabar terberat nomor 3 di Indonesia,” kata Eko Anindhito Putro usai membuka Festival Qurban, Grissee 1K di kawasan Heritage, Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Selasa, 26 Mei 2026.

Ditempat terpisah, Polres Gresik pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi menyalurkan sebanyak 15 ekor sapi dan 76 ekor kambing. Puluhan hewan kurban untuk didistribusikan kepada pondok pesantren, masjid, musala, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat hingga insan pers di Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan dan upaya mempererat sinergi antara Polri dengan masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyampaikan Polres Gresik menyalurkan hewan kurban kepada sejumlah lembaga, pondok pesantren, masjid, musholla, instansi, hingga kelompok masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan manfaat kepada masyarakat. Kurban bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Momentum Idul Adha ini tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, namun juga sarana memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan solidaritas antara Polri dengan masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban, Polres Gresik berharap keberkahan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas serta semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik.

“Kami berharap keberkahan Idul Adha ini bisa dirasakan bersama dan semakin mempererat sinergitas dalam menjaga keamanan serta keharmonisan sosial di Kabupaten Gresik,” tambahnya.

Sementara, Ketua MUI Kabupaten Gresik, KH Ainur Rofiq Thoyyib, menyampaikan apresiasi dan doa atas penyaluran hewan kurban yang dilakukan Polres Gresik. Ia mengungkapkan rasa syukur serta berharap ibadah kurban tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial yang membawa keberkahan.

“Alhamdulillah, semoga hewan kurban ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan menjadi wasilah bagi Kapolres Gresik untuk mendapatkan tambahan keberkahan serta kemudahan dalam mengemban amanah. Kami juga berharap Kabupaten Gresik semakin kondusif, aman, dan masyarakatnya senantiasa hidup rukun,” ujar KH Ainur Rofiq Thoyyib. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Presiden Prabowo Kurban Sapi 1,14 Ton di Gresik, Polres Gresik Salurkan Bantuan 15 Ekor Sapi, 76 Ekor Kambing Selengkapnya

Bupati Gresik Ajak Penyedia Jasa Jaga Integritas Pengadaan Barang dan Jasa

GRESIK1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengajak seluruh penyedia jasa dan pelaku pengadaan barang dan jasa untuk bersama-sama menjaga integritas serta membangun tata kelola pengadaan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi maupun gratifikasi.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Sektor Pengadaan Barang dan Jasa yang digelar di Hotel Saptanawa Gresik pada Selasa, 26 Mei 2026. 

Kegiatan yang dihadiri jajaran perangkat daerah, Inspektorat, asosiasi penyedia jasa konstruksi, serta mitra pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman yang juga memberikan materi terkait tata kelola pengadaan barang dan jasa.

Di hadapan para pelaku pengadaan, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa upaya menciptakan pemerintahan yang baik atau good governance membutuhkan dukungan dan komitmen bersama dari seluruh pihak, termasuk penyedia jasa.

“Pemerintahan yang transparan dan benar-benar bersih itu tidak mudah diwujudkan. Karena itu perlu kerja sama semua pihak, baik pemerintah, asosiasi, maupun penyedia jasa untuk menjaga Gresik bersama-sama dari praktik-praktik korupsi,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengingatkan agar praktik pengadaan yang tidak sehat tidak lagi dilakukan, termasuk pola pengadaan yang dinilai tidak wajar maupun penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan tanpa kompetensi yang jelas. “Kalau ada praktik-praktik yang merugikan pemerintahan, merugikan asosiasi, dan merugikan dunia usaha, hentikan. Jangan sampai sistem pengadaan ini rusak karena kepentingan sesaat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap prosedur pengadaan, termasuk transaksi melalui e-katalog. Menurutnya, pemerintah daerah kini melakukan pengawasan lebih ketat terhadap berbagai aktivitas pengadaan yang dinilai tidak wajar dalam sistem digital. “Kami monitor semuanya. Pengadaan barang dan jasa harus dijalankan dengan niat yang benar dan sesuai aturan. Kalau ada indikasi yang tidak benar, tentu akan kami tindaklanjuti,” kata Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fandi Akhmad Yani turut menjelaskan bahwa kondisi defisit anggaran daerah yang sempat terjadi merupakan bagian dari strategi pengelolaan fiskal pemerintah daerah, bukan akibat kesalahan tata kelola.

Ia memastikan seluruh kebijakan anggaran tetap dijalankan secara terukur, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Defisit bukan berarti pemerintah tidak aman. Semua sudah dirancang dan diperhitungkan sesuai kebutuhan daerah. Yang penting tata kelolanya benar dan tidak ada intervensi dalam pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Gresik Achmad Hadi menjelaskan bahwa pengawasan terhadap sektor pengadaan barang dan jasa saat ini semakin ketat. Regulasi yang terus berkembang menuntut seluruh pelaku pengadaan untuk mampu menyesuaikan diri agar tidak terjebak dalam potensi penyimpangan.

Menurutnya, pengawasan kini dilakukan mulai tahap perencanaan, penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), pelaksanaan pekerjaan, hingga serah terima pekerjaan. “Pengawasan terhadap pengadaan barang dan jasa sekarang semakin detail. Karena itu seluruh proses harus dijalankan sesuai aturan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” jelas Achmad Hadi.

Inspektorat Kabupaten Gresik, lanjutnya, juga memanfaatkan sistem e-audit yang terintegrasi dengan e-katalog untuk memantau berbagai anomali transaksi pengadaan secara digital. Beberapa indikator yang menjadi perhatian antara lain transaksi dalam waktu tidak wajar, transaksi yang berlangsung terlalu cepat, hingga penyedia jasa yang menangani berbagai jenis pekerjaan di luar spesialisasinya.

“Semua anomali itu termonitor dalam sistem. Memang belum tentu pelanggaran, tetapi perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan kecurigaan dan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik ini. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Ajak Penyedia Jasa Jaga Integritas Pengadaan Barang dan Jasa Selengkapnya

Meriah Festival Qurban, Grissee 1K di Kawasan Heritage, Bandar Grissee 

GRESIK,1minute.id – Festival Qurban, Grissee 1K berlangsung semarak pada Selasa, 26 Mei 2026. Sebanyak 200 ekor hewan kurban (kambing dan domba), dan 50 ekor yang dipamerkan ikut memeriahkan event kali pertama dipusatkan Bandar Grissee, Kawasan heritage kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik ini.

Festival Qurban, Grissee 1K “Peternak Gresik Baru, Lebih Maju” ini dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro ini. Ribuan pasang mata tumplek-blek di kawasan Heritage, Bandar Grissee sejak badal Dhuhur. Arak-arakan ratusan ekor kambing dan domba di mulai badal Asar. 

Para pemilik kambing dan domba yang akan disembelih pada hari raya Idul Adha di dandani dengan apik. Bahkan, ada domba yang di rias memakai seragam anak sekolah dasar yakni baju putih, celana pendek warna merah plus topi berwarna merah dan putih. Anak-anak terlihat senang merayakan Festival Qurban, Grissee 1K ini.

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro mengatakan, Festival Qurban, Grissee 1K berkolaborasi dengan  Pecinta peternakan kambing dan domba Kabupaten Gresik. “Apresiasi (Festival Qurban) teman-teman kepada para pengorbanan. Sebelum di kurban hewan diarak supaya ada syiar secara agama juga ada promosi,” kata Eko usai acara kepada wartawan pada Selasa, 26 Mei 2026.

Hewan kurban diarak mengelilingi kawasan Heritage, Bandar Grissee dengan start Jalan Basuki Rahmat, Raden Santri, Setiabudi, AKS Tubun dan finish Tugu Suling Bandar Grissee yang jarak sekitar 1 kilometer. “Kita gabungkan kota santri, Kota Wali hewan korban kita bawa lari-lari kecil menggelilingi Bandar Grissee. Bentuk meneladani ibu Siti Hajar mencari sumber air untuk anaknya Ismail,” ujar Eko.

Saat hewan kurban diarak, masyarakat bisa menikmati puluhan ekor kambing yang dipamerkan. Kambing-kambing pilihan berada dalam kandang yang terbuat dari kayu jati. Jenis kambing aneka macam. Ada juga kambing dari Australia. “Yang dipamerkan ini hewan yang terbaik sehingga menggugah para peternakan untuk menghasilkan domba-domba terbaik,” tegas Eko. 

Ia berharap Festival Qurban, Grissee 1K ini bisa menjadi agenda rutinan setiap tahun sehingga bisa menarik wisatawan. “Harapan Greskk menjadi sentral Domba dan Kambing terbaik di Indonesia. Kalau mencari hewan kurban kambing silakan ke Gresik. Itu Harapan kami,” harap Eko.

Ketua IGB Kabupaten Gresik H. Yazid, menjelaskan bahwa meski baru pertama kali digelar di Gresik, festival ini mendapat sambutan positif dari peternak maupun masyarakat. “Untuk rangkaian kegiatannya ada pameran kambing, lelang kambing, hingga runner 1K,” ujar Yazid.

Menurutnya, kontes kambing runner menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival tersebut. Hingga saat ini, jumlah pendaftar telah mencapai sekitar 150 peserta. “Yang sudah daftar kambing runner sekitar 150 peserta, tapi yang ikut kemungkinan lebih dari itu,” tambahnya.

Melalui festival berskala regional ini, pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi perkembangan dunia peternakan di Kabupaten Gresik. Ia juga berharap akan muncul peternak yang handal dan berkualitas, sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan sekaligus menyuplai kebutuhan program Makan Bergizi Gratis. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi 

Meriah Festival Qurban, Grissee 1K di Kawasan Heritage, Bandar Grissee  Selengkapnya

Kapolres Gresik-Formagam Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Kamtibmas 

GRESIK1minute.id –  Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memperkuat sinergi bersama Forum Masyarakat Gresik Pecinta Keberagaman (Formagam) dalam menjaga toleransi, kerukunan, dan keamanan wilayah. 

Komitmen itu ditegaskan saat audiensi dan silaturahmi bersama tokoh lintas agama dan elemen masyarakat Kabupaten Gresik yang digelar di Ruang Kerja Kapolres Gresik pada Senin, 25 Mei 2026. Dalam silaturahmi itu, Kapolres AKBP Ramadhan Nasution atau Cak Rama didampingi para pejabat utama (PJU) Polres Gresik.

Sedangkan, delegasi Formagam dipimpin langsung oleh Ketua Formagam Gresik Djoko Pratomo bersama 12 perwakilan tokoh lintas elemen dan agama, seperti Eko Putranto, Ustadz Maftuh, Made Sri Wedari, hingga Tjien.

​Pertemuan ini diinisiasi sebagai ajang perkenalan resmi sekaligus memperkuat jembatan komunikasi antara kepolisian dengan para tokoh perawat toleransi di Gresik. Kehadiran Formagam menjadi simbol corak masyarakat Gresik yang heterogen namun tetap satu frekuensi dalam menjaga kedamaian.

​Ketua Formagam Gresik, Djoko Pratomo, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk menyamakan persepsi dalam menjaga kondusivitas daerah. “Agenda kami ke sini adalah silaturahmi, pengenalan, dan membangun komunikasi. Kami berharap sinergi ini terus terjalin dengan baik demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di Kabupaten Gresik,” ujar Djoko.

​Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menyambut baik dan mengapresiasi komitmen Formagam. Menurutnya, Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tanpa dukungan dari komunitas yang fokus pada isu-isu keberagaman.

​Kapolres menegaskan bahwa pihak kepolisian siap membuka pintu kolaborasi selebar-lebarnya demi menyelesaikan berbagai potensi riak sosial melalui jalan musyawarah. “Polri akan terus menjalin kolaborasi dengan Formagam Kabupaten Gresik dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi yang berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat toleransi, mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial secara dialogis, serta menjaga Kabupaten Gresik tetap aman, rukun, dan harmonis,” tegas AKBP Ramadhan.

​Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban, dan diakhiri dengan komitmen bersama untuk saling mendukung dalam setiap kegiatan sosial keagamaan di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini. (yad)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Kapolres Gresik-Formagam Perkuat Sinergi Jaga Toleransi dan Kamtibmas  Selengkapnya

Lagi, Penjahat Jalanan Keok saat Beraksi di Gresik

GRESIK,1minute.id – Lagi, penjahat jalanan keok di wilayah hukum Polres Gresik. Penjahat spesial pencurian kendaraan bermotor (curanmor) Heri Setiawan, 28, warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, ditangkap aparat dan massa di simpang empat Jalan Raya Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas pada Minggu, 24 Mei 2026.

Sebelumnya, seorang begal driver ojek online (ojol) berinisial RHN, 33, warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, di wilayah Semampir, Tanjung Perak, Surabaya dibekuk di wilayah Semampir, Tanjung Perak, Surabaya oleh tim Reserse Kriminal Polsek Menganti. 

Tersangka Heri Setiawan diburu polisi setelah menggasak Honda Scoopy, milik korban bernama Muhammad Ilyas, 31, warga Kelurahan Karang Turi, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 08.00 WIB. 

Menurut keterangan polisi, peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat korban, Muhammad Ilyas, 31, tiba dirumah  Jalan Akim Kayat, Kelurahan Karang Turi. Korban memarkir sepeda motor Honda Scoopy bernopol W-26xx-CQ di depan rumah dengan posisi menghadap ke dalam.

Namun diduga karena terburu-buru, korban meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci kontak masih menempel pada motor. Kelengahan tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Sekitar satu jam kemudian, istri korban mendapati sepeda motor tersebut tengah dibawa kabur oleh pria tak dikenal. 

Mengetahui motornya dicuri, Muhammad Ilyas segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Gresik Kota sekaligus melakukan pengejaran bersama dua saksi, yakni Sahrul Hidayar, 32, dan Frisko Yoga Prabowo, 31.

Pengejaran cukup menegangkan dengan rute pelarian pelaku melintasi Jalan MH Thamrin, Jalan Pahlawan, Jalan Panglima Sudirman hingga Jalan Veteran menuju arah Surabaya.

Pelarian HS akhirnya terhenti saat ia terjebak lampu merah di kawasan Nippon Paint. Korban yang mengenali sepeda motornya langsung berteriak “maling”, sehingga menarik perhatian warga dan petugas kepolisian di sekitar lokasi. Berkat respons cepat warga dan polisi, pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan berarti. Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi ke SPKT Polsek Gresik Kota Polres Gresik. Dengan Pasal yang disangkakan terhadap pelaku 476 KUHP

Kapolsek Gresik Kota Iptu M. Kevin Ramadhan, mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat memarkir kendaraan. “Kami berpesan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada. Pastikan kendaraan selalu dikunci ganda saat di parkir, dan jangan sekali-kali meninggalkan kunci kontak menempel pada motor meskipun hanya ditinggal sebentar,” ujarnya.

Polres Gresik juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat maupun mengalami tindak kriminalitas melalui layanan Call Center 110 yang aktif 24, maupun hotline “Lapor Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Lagi, Penjahat Jalanan Keok saat Beraksi di Gresik Selengkapnya

Hafal 11 Juz, Aisyah Shidqiyah Peraih Golden Tiket SPMB 2026, Pilih SMPN 2 Gresik

GRESIK,1minute.id – Golden Tiket masuk sekolah menengah pertama negeri (SMPN) di Kabupaten Gresik telah dikantongi oleh Aisyah Shidqiyah. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran baru 2026/2027. Siswa kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Sukodono bisa memilih SMP Negeri di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik tanpa tes. 

Putri pasangan Muhammad Khoir dan Faizahtur Rahma berusia 12 tahun tinggal di Kelurahan Kemuteran, Kabupaten/ Kabupaten Gresik ini bisa meraih Golden Tiket karena telah hafal 11 juz Al-Qur’an. Generasi unggul nan sholehah yang dinantikan setiap sekolah. Lalu kemana Aisyah Shidqiyah menjatuhkan pilihan sekolah di SPMB SMP Negeri di Gresik ?

“Kami sangat terharu dan senang. Aisyah Shidqiyah memilih UPT SMP Negeri 2 Gresik sebagai pilihan utama SPMB jalur tahfidz,” ujar Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim pada Ahad, 24 Mei 2026. 

Pada SPMB 2026 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dilakukan secara online. Terdapat empat jalur pendaftaran: domisili (zonasi), afirmasi, mutasi, dan prestasi. Pemerintah Kabupaten Gresik menegaskan komitmen pelaksanaan SPMB yang objektif, transparan, dan berkeadilan 

Menurut Salim, Tahun Ajaran baru 2026/2027 ini pagu UPT SMP Negeri 2 Gresik sebanyak 256 siswa. Informasi dari panitia SPMB tahun ajaran 2026-2027 ini sudah ada sekitar 261 yang sudah registrasi termasuk program tahfidz.

Ia mengatakan, kelas Tahfidz di UPT SMP Negeri 2 Gresik unggul karena memadukan pendidikan agama dan pengembangan karakter dengan fasilitas studio Al-Qur’an khusus. “Program ini menawarkan pembinaan berkelanjutan, evaluasi tasmi’ rutin, dan uji petik langsung dengan penguji ahli dari Masjid Agung Gresik maupun pondok pesantren,” kata Salim.

Berikut adalah rincian keunggulan program kelas tahfidz di sekolah tersebut:

Pembinaan Intensif dan Berkelanjutan: Dirancang sebagai wadah bagi siswa yang memiliki potensi menghafal Al-Qur’an sejak awal masuk sekolah hingga lulus.

Ujian Tasmi’ Berkala: Terdapat ujian tasmi’ (memperdengarkan hafalan di satu duduk) yang dilangsungkan di Studio Al-Qur’an UPT SMPN 2 Gresik, sangat efektif untuk melatih mental, disiplin, dan menjaga kualitas bacaan siswa.

Didampingi Penguji Ahli: Evaluasi akhir semester (uji petik) melibatkan pembina tahfidz profesional dari lembaga terkemuka seperti Masjid Agung Gresik dan pondok pesantren.

Penguatan Karakter Religius: Pembelajaran berbasis Islam terbukti melahirkan siswa berprestasi yang mampu tampil memukau dalam berbagai acara keagamaan tingkat daerah.

Didukung Tenaga Pendidik Kompeten: Dibimbing langsung oleh ustadz dan ustadzah yang ahli di bidangnya untuk memastikan standar hafalan (mutqin) tercapai dengan baik. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Hafal 11 Juz, Aisyah Shidqiyah Peraih Golden Tiket SPMB 2026, Pilih SMPN 2 Gresik Selengkapnya

Aktivis PMII Atas Langit Daruttaqwa, Ketua DPRD Gresik Bersihkan Enceng Gondok yang Sumbat Saluran Irigasi

GRESIK,1minute.id – Puluhan aktivitas mahasiswa dari Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Atas Langit (AL) Daruttaqwa Gresik melakukan aksi bersih-bersih enceng gondok saluran irigasi di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Mei 2026.

Aksi peduli lingkungan ini diikuti oleh Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Camat Manyar Hendriawan Susilo, perangkat desa dan masyarakat setempat. Serta, TNI dan peserta Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-5  PK PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik. Sejak pukul 06.00 WIB peserta bersih-bersih enceng gondok sudah berkumpul di lokasi. 

Saat itu permukaan air di saluran Irigasi hanya tampak enceng gondok. Menjelang Duhur saluran irigasi sudah bersih. Enceng gondok kemudian diangkut menggunakan truk milik Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. 

Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Atas Langit Daruttaqwa Gresik M. Hadi Khoirur Roziqin mengatakan, aksi bersih-bersih saluran irigasi ini bukan sekadar agenda kerja bakti biasa. Tetapi juga manifestasi dari teologi lingkungan yang menuntut kader tidak hanya cakap berwacana di ruang diskusi, namun juga peka dan hadir memberikan solusi nyata atas problem ekologis di akar rumput.

‎”Memegang teguh salah satu pilar nilai dasar pergerakan yakni menjaga hubungan harmonis dengan alam (hablum minal ‘alam), kami bersama puluhan kader PMII Atas Langit Daruttaqwa mengajak peserta Pelatihan Kader Dasar Ke-5 turun langsung ke masyarakat menggelar aksi bersih-bersih saluran irigasi pertanian di Desa Tebalo,” kata Hadi pada Sabtu, 22 Mei 2026.

Selain bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi air terutama saat musim penghujan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah terjadinya bencana alam seperti banjir.

“Harapan kami aksi bersih-bersih saluran irigasi ini dapat menjadi edukasi bagi masyarakat untuk senantiasa menjaga lingkungan dan kebersihan. Agar kita semua bisa hidup sehat dan terhindar dari bencana alam,” jelasnya.

Sementara Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menyampaikan apresiasi kepada kader-kader PMII Atas Langit Daruttaqwa yang telah menginisiasi gerakan peduli lingkungan khususnya aksi bersih-bersih eceng gondok di saluran irigasi Desa Tebalo, Kecamatan Manyar.

“Aksi bersih-bersih ini termasuk kritik yang membangun untuk pemerintahan di Kabupaten Gresik, saya berharap pandangan-pandangan terhadap kelestarian dan kebersihan lingkungan seperti ini tidak berhenti dan akan terus berlanjut,” ujar Syahrul.

Politisi muda itu menilai, kebersihan lingkungan merupakan tanggungjawab bersama. Tanpa perhatian dan peran aktif semua pihak, kelestarian lingkungan dan keberlangsungan ekosistem perairan sulit tercapai. “Kebersihan lingkungan bukan tanggung jawab petugas kebersihan, melainkan tanggung jawab kita sebagai makhluk produsen dan konsumen,” terangnya.

Sedangkan Camat Manyar Hendriawan Susilo menilai gerakan peduli lingkungan yang digagas kader-kader PMII Atas Langit ini merupakan solusi konkret untuk menyelesaikan sebuah permasalahan irigasi khususnya di Desa Tebalo, Kecamatan Manyar.

‎”Ini sebuah gerakan positif yang mendorong kita untuk peduli pada lingkungan, aksi ini bukan hanya sekedar kritikan biasa akan tetapi memberikan sebuah solusi konkret untuk menyelesaikan sebuah permasalahan irigasi di wilayah Kecamatan Manyar. Saya mendukung untuk kegiatan yang dilakukan oleh PK PMII Atas Langit Daruttaqwa pada kegiatan Pelatihan Kader Dasar ke-5 ini,” jelasnya.

Ketua Umum Pengurus Cabang PMII Gresik M. Dafa Abie Almadhani berharap gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama, Sehingga ekosistem lingkungan termasuk kebersihan saluran irigasi tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

“Kami gerakan peduli lingkungan ini menjadi budaya bersama, terutama di tengah meningkatnya persoalan ekologis di daerah industri seperti di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Aktivis PMII Atas Langit Daruttaqwa, Ketua DPRD Gresik Bersihkan Enceng Gondok yang Sumbat Saluran Irigasi Selengkapnya

2026 Pemkab Gresik Bangun RLH 246 Unit, BP3KP Jawa IV Alokasi 281 Unit di 16 Desa di Gresik

GRESIK,1minute.id – Program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) tidak berhenti di Desa Pulopancikan, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Pada 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan make over RTLHmenjadi rumah layak hunin (RLH) sebanyak 264 unit. 

Hasil pendataan yang dilakukan oleh Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik sekitar 5 ribu unit RTLH yang masuk dalam basis data kemiskinan ekstrem desil 1 dan desil 2 di Kota Industri,sebutan lain, Kabupaten Gresik.  

Pada 2026, Dinas CKPKP Gresik telah melakukan telah mendata sekitar 647 unit rumah prioritas. “Keterbatasan fiskal, tahun ini sebanyak 246 unit direncanakan ditangani melalui PAPBD 2026, sementara 401 unit lainnya akan dilanjutkan pada APBD 2027,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman di acara Peresmian dan Serah Terima Pembangunan Rumah Layak Huni “Program Peningkatan Kawasan Permukiman Kolaborasi PT Sarana Multiguna Finansial” di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Kamis, 21 Mei 2026.

Di Desa Pulopancikan ini sebanyak 35 rumah layak huni (RLH) yang di bangun hasil kolaborasi antara Pemkab Gresik dengan PT Sarana Multiguna Finansial (Persero). Anggaran bedah rumah sebesar Rp 1,25 miliar dari program Tanggung jawab Sosial dan lingkungan (TJSL) SMF. 

Program tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem sekaligus penataan kawasan permukiman perkotaan di Kabupaten Gresik.

Selain, Pemkab Gresik. Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa IV telah mengalokasikan program bedah rumah di Kabupaten Gresik sebanyak 281 unit. BP3KP Jawa IV unit pelaksana dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) di Jawa Timur.

Menurut Kepala BP3KP Jawa IV Enfy Diana Dewi, pihaknya akan melakukan hal sama peningkatan rumah tidak layak huni dalam program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Gresik. Tahun ini, kata Enfy Diana, dialokasikan sebanyak 281 unit tersebar di 16 Desa di 6 Kecamatan. 

Saat ini, kata Enfy, sebanyak 53 unit proses pelaksanaan konstruksi,  129 unit status verifikasi. Ia berharap kedepannya memperkuat semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan mitra dari dunia usaha dan masyarakat untuk mendukung penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini. 

“Tidak mungkin (bedah rumah) dikerjakan pemerintah, butuh sinergi dan kolaborasi semua pihak termasuk pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Apresiasi setinggi-tingginya semua pihak yang mendukung program ini yakni PT SMF luar biasa,” kata Enfy juga hadir di acara Peresmian di Desa Pulopancikan pada Kamis, 21 Mei 2026. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

2026 Pemkab Gresik Bangun RLH 246 Unit, BP3KP Jawa IV Alokasi 281 Unit di 16 Desa di Gresik Selengkapnya

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat ketahanan pasokan gas jangka panjang guna mendukung keberlanjutan produksi pupuk nasional. Upaya ini diwujudkan melalui penguatan kerja sama penyediaan gas dari Lapangan MDA-MBH di Selat Madura dan Wilayah Kerja (WK) Ketapang di Perairan Utara Pulau Madura.

Melalui penguatan kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik berpotensi memperoleh tambahan pasokan gas sekitar 30–35 MMSCFD guna memperkuat keandalan operasional perusahaan dalam mendukung keberlanjutan produksi pupuk dan produk agroindustri lainnya hingga 2035.

Langkah strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) antara Petrokimia Gresik dan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) untuk Lapangan MDA-MBH yang disaksikan langsung Kepala SKK Migas Djoko Siswanto, serta penandatanganan Head of Agreement (HoA) bersama PC Ketapang II Ltd terkait rencana kerja sama jual beli gas di Wilayah Kerja Ketapang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menandatangani langsung kedua kerja sama tersebut bersama para pihak terkait di Tangerang, baru-baru ini.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob, menyampaikan bahwa penguatan sinergi antara industri pupuk dan sektor energi merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan produksi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

“Gas bumi merupakan salah satu bahan baku utama dalam proses produksi pupuk. Oleh karena itu, kepastian pasokan gas dan penguatan kolaborasi dengan para pemasok energi merupakan bagian penting dari komitmen perusahaan untuk menjaga keberlanjutan operasional serta mendukung produktivitas sektor pertanian nasional,” ujar Daconi.

Melalui kerja sama tersebut, Petrokimia Gresik memperkuat kepastian pasokan gas guna mendukung keberlanjutan operasional perusahaan. Penandatanganan HoA bersama PC Ketapang II Ltd juga menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama strategis penyediaan gas jangka panjang guna memperkuat keandalan pasokan energi perusahaan pada masa mendatang.

Kerja sama tersebut juga mencerminkan komitmen perusahaan secara berkelanjutan dalam membangun sistem pasokan energi yang andal, adaptif, dan berkelanjutan. Daconi menambahkan, kolaborasi antara industri pupuk dan sektor energi memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas produksi pupuk nasional di tengah dinamika industri global.

“Sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting untuk memperkuat ketahanan industri nasional. Petrokimia Gresik berkomitmen terus membangun kemitraan strategis yang memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor pertanian dan ketahanan pangan Indonesia,” tambahnya.

PJBG antara Petrokimia Gresik dan HCML ditandatangani oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob bersama General Manager HCML, Wang Kaifei, yang diwakili oleh VP Marketing, Legal, and Business Support HCML Wahyudin Sunarya. Sedangkan HoA bersama PC Ketapang II Ltd ditandatangani oleh Daconi Khotob bersama Presiden Direktur PC Ketapang II Ltd Yuzaini Md Yusof. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Jaga Keberlanjutan Produksi Pupuk Nasional, Petrokimia Gresik Teken PJBG dari Lapangan MDA-MBH dan WK Ketapang  Selengkapnya

Sosok Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Jawara Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jatim

GRESIK,1minute.id – Kepiawaian Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Bambang Kurniawan dalam kemampuan berkendara aman dan profesional terbaik di polres jajaran Polda Jatim. Dalam lomba Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Pondok Candra, Sidoarjo, personel Satlantas Polres Gresik ini berhasil menyabet juara pertama.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Safety Riding Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Polres jajaran se-Jatim yang bertujuan meningkatkan kemampuan teknis personel dalam berkendara aman dan profesional. Acara dihadiri oleh Bapak Kasat PJR, Kanit PJR jajaran, serta Kanit Turjawali Polres jajaran.

Kompetisi berlangsung dengan sistem penilaian yang ketat dan objektif, mengacu pada kemampuan riil masing-masing peserta di lapangan. Setiap peserta dituntut menunjukkan keterampilan berkendara sesuai standar keselamatan, ketepatan jalur, serta kedisiplinan tinggi. 

Di tengah ketatnya persaingan, Aiptu Bambang Kurniawan mampu tampil konsisten dan menguasai seluruh tahapan lintasan dengan baik. Kemampuan teknik berkendara, ketenangan, serta disiplin dalam menjalankan setiap instruksi menjadi faktor utama yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi.

Kasat Lantas Polres Gresik AKP Nur Arifin menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga cerminan profesionalisme dan kualitas pembinaan personel Satlantas Polres Gresik.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Polres Gresik dan diharapkan dapat menjadi contoh serta penyemangat bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kompetisi safety riding memiliki makna strategis karena tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, melainkan sarana pembinaan sumber daya manusia Polri agar semakin profesional dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun menjadi pengingat bahwa Polri terus berupaya meningkatkan kualitas personel melalui kompetisi positif dan pengembangan kemampuan di berbagai bidang.

Dengan raihan Juara 1 tersebut, Satlantas Polres Gresik kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus membawa harum nama institusi di tingkat Jawa Timur. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Sosok Aiptu Bambang, Anggota Satlantas Polres Gresik, Jawara Safety Riding Hari Bhayangkara ke-80 Polda Jatim Selengkapnya